Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Otak Albert Einstein diawetkan selama 20 tahun untuk penelitian


Tahukah sobat? Bahwa otak seorang jenius penemu teori relativitas telah diawetkan untuk penelitian? Yup, Albert Einstein yang merupakan ahli fisika yang sangat jenius. Dari hasil pemikirannya tersebut terciptalah sebuah bom yang digunakan untuk perang dunia 1 dan 2.

Albert Einstein adalah ilmuwan ternama yang namanya terkenal diseluruh dunia. Maka dari itu mari kita simak cerita tentang pengawetan otak Albert Einstein yang digunakan untuk penelitian. Cekidot!

Albert Einstein tentu nama yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Begitu pula dengan teori relativitasnya. Tapi, penelitian terhadap otak ahli fisika ini tentu masih merupakan hal baru dan tidak banyak orang yang mengetahuinya. Namun ternyata Otak Albert Einstein sering dijadikan sebagai objek riset dan spekulasi. Otak dari tokoh fisika terbesar di abad ke-20 ini diambil 7 jam setelah kematiannya pada tahun 1955.

Otak ini menarik perhatian dunia karena reputasi Albert Einstein sebagai seorang jenius, dan nampaknya kelainan dan ciri khas di dalam otaknya ini mempunyai korelasi kuat dengan kemampuan intelegensi yang menyebabkan terciptanya banyak ide brillian dalam dunia fisika dan matematika.

Mengenai pengambilan otak dan pengawetan ini apakah mendapat ijin dari yang bersangkutan merupakan bahan perdebatan yang luas. Dalam biografinya yang ditulis oleh Ronald Clark (1971) dikatakan: “Dia sangat menyetujui agar otaknya dipakai sebagai objek riset dan meminta agar badannya juga dikremasikan”.

Namun pernyataan Ronald Clark ini nampaknya tidak begitu cocok, bahkan pengambilan otak inipun belum mendapat ijin dari fihak keluarganya. Ijin dari anaknya yang bernama Hans Albert Einstein baru diberikan setelah pengambilan dilakukan, dan inipun disetujui jika otak tersebut hanya dipakai untuk kegiatan riset yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang berkualitas tinggi.

Prof Marian Diamond yang membedah otak Einstein menemukan bahwa otak Einstein sangat mirip dengan otak orang kebanyakan. Hanya otak Einstein lebih terlatih pada sedikit bagian-bagian tertentu saja. Prof Marian Diamond adalah ahli anatomi otak, dari Universitas California di Berkeley, telah menghabiskan waktu selama enam bulan hanya untuk meneliti otak Einstein. Beliau “menyibukkan diri” memilah-milah bagian otak ahli fisika ini dan menghitung sel-selnya.

Di bagian sebelah kiri otak sang jenius ini ditemukan ditemukan lebih banyak sel glial untuk setiap neuron daripada dalam otak biasa. Hal ini mungkin bisa menjadi alasan mengapa Einstein begitu cerdas, sekalipun Professor Diamond tidak begitu dapat memastikannya.

Sebagai gambaran, ada dua jenis sel dalam otak manusia. Sel neuron, yang melakukan tugas berpikir dan mengatur kerja syaraf, sedangkan sel glial atau neuroglia berfungsi menyediakan “makanan” dan melakukan tugas yang menunjang kerja sel neuron. Prof. Diamond memperoleh gagasan untuk melaksanakan penelitian itu setelah melihat gambar otak Einstein yang telah diawetkan, yang dimuat dalam sebuah majalah ilmu pengetahuan.

Otak yang diawetkan ini dimiliki oleh seorang ahli patologi dari Missouri, Amerika Serikat. Thomas Hervey, ahli patologi ini adalah salah seorang dari para dokter yang melaksanakan otopsi atas ahli fisika ini, pada waktu Einstein meninggal 18 April 1955 pada umur 76 tahun. Ternyata tidak gampang merawat awetan otak ini. Ahli patologi tidak sekalipun bermaksud menjualnya. Untuk membujuk ahli patologi ini, Prof. Diamond memakan waktu selama tiga tahun. Itu pun tidak seluruhnya. Sang profesor hanya mendapatkan empat irisan kecil dari otak itu.

Bagaimanapun juga, otak Einstein yang baru ditemukan kembali pada tahun 1978 ini mendapat perhatian yang luas terutama di dalam dunia ilmiah. Otak ini berada dalam sebuah botol batu yang diisi dengan cairan jus apel (cider) selama lebih dari 20 tahun.

Sejarah jalan Tol pertama di Indonesia Rp350.000.000,00/kilometer


Adakah yang tau jalan Tol pertama di Indonesia? Gak ada yang tau ya? Ya udah saya kasih tau jawabannya adalah Jalan Tol Jagorawi. Jalan tol ini mulai dibangun pada tahun 1973, menghubungkan Jakarta-Bogor-Ciawi. Jalan tol ini dibangun dengan biaya Rp350.000.000,00/kilometer pada kurs rupiah ketika itu.

Angka yang fantastis untuk membangun jalan Tol pada saat itu.

Jalan tol sepanjang lebih kurang 60 km ini diresmikan Presiden Soeharto pada tanggal 9 Maret 1978. Saat diresmikan, jalan tol tersebut baru ruas Jakarta-Citeureup saja, dengan karyawan 200 orang.

Jalan tol Jagorawi merupakan jalan tol pertama yang didanai APBN dari pinjaman luar negeri, kemudian pengelolaannya diberikan kepada PT. Jasa Marga sebagai modal awal perusahaan tersebut dan merupakan penyertaan pemerintah.
Jalan tol Jagorawi dikelola oleh PT. Jasa Marga Indonesia.

Jagorawi sendiri merupakan singkatan kata dari (Ja)karta – Bo(gor) – Ci(awi). Jalan tol ini melintasi Kota Jakarta Timur, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.

Sejarah jalan Toll di Indonesia

Tahun 1973, Pemerintah mulai membangun jalan bebas hambatan pertama yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. Ketika masih dalam tahap pembangunan, jalan tol Jagorawi ini belum berstatus sebagai jalan tol.. Ketika jalan tersebut selesai dibangun, tahun 1978, Pemerintah memikirkan agar biaya pengoperasian dan pemeliharaan ruas jalan tersebut dapat dilakukan mandiri tanpa membebani anggaran Pemerintah. Untuk itu Menteri Pekerjaan Umum ketika itu, Ir. Sutami mengusulkan kepada Presiden agar ruas jalan Jakarta – Bogor tersebut di jadikan jalan tol.

Maka, dua minggu sebelum jalan tol Jagorawi diresmikan penggunaannya, persisnya pada 25 Februari 1978, terbit PP No. 4 tahun 1978 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk pendirian Persero yang mengurusi dan mengelola infrastruktur jalan raya. Dari situlah kemudian lahir badan usaha persero PT Jasa Marga (Persero) pada 1 Maret 1978, satu minggu sebelum jalan tol Jagorawi diresmikan.

Latar belakang KEISTIMEWAAN YOGYAKARTA [wajib baca!!!]

Keistimewaan Yogyakarta adalah HARGA MATI. Tidak bisa diganggu gugat. Dahulu Yogyakarta adalah negara yang berdiri sendiri sebagai kerajaan atau kraton. Pada tanggal 19 Agustus 1945 kerajaan Ngayogyokarto Hadiningrat dilamar oleh Ir. Soekarno sebagai presiden RI saat itu, dan telah diterima dengan mahar yang tertuang dalam amanah Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada 5 September 1945. Agar lebih jelas silahkan baca latar belakang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dibawah ini :

Semoga surat tersebut diatas dapat menjadi pegangan untuk memperjuangkan keistimewaan Yogyakarta...

Ini dia! Seorang waria pengasuh Obama saat kecil

Siapa sangka seorang presiden Amerika Serikat, Barrack Obama saat kecil diasuh oleh seorang waria? Ini terjadi sungguh-sungguh! Masa kecil Obama yang begitu dramatis ternyata masih dalam untuk dipelajari. Gak maksud.hahahaaa. Pengasuh Barry tersebut bernama Evie. Kini pengasuh Obama kecil tersebut hidup dalam ketakutan sebagai buruh cuci di tempat tetangganya. Ini dia foto waria pengasuh Obama tersebut. Cekidot!
Waria pengasuh Obama kecil
Hidup kadang diatas kadang dibawah mas bro! Sekarang Obama telah menjelma jadi seorang penguasa. Entah masih ingat tidak ya dengan pengasuhnya tersebut? Ya enggaklah bro! Obama dulu kan masih kecil.hohohoo.
Ini dia foto Barry dengan ibunya. Cekidot!
Barry and Mother
Ternyata ibu om Obama cantik juga yah..hahahaa.. Mantap mas bro! Selamat menikmati! Semoga bermanfaat!

Sri Mulyani digolongkan sebagai pemimpin karismatik dan transformasional

Sri Mulyani digolongkan sebagai pemimpin karismatik dan transformasional. Karismatik karena dapat memberi pengaruh kepada para pendukungnya. Sri Mulyani dapat digolongkan pemimpin karismatik masa kritis karena sangat berpengaruh menghadapi krisis global yang hanya Sri Mulyani saja yang bisa dan waktu yang dibutuhkan pula juga sangat sedikit dengan sumber daya dan prosedur yang ada tidak cukup.
Sri Mulyani juga digolongkan sebagai tipe pemimpin transformasional karena Sri Mulyani memiliki kemampuan untuk membuat perubahan dan mampu memotivasi para bawahannya. Salah satu jasanya ialah beliau telah menyelamatkan Indonesia dari krisis global.